Sudah Dua Tahun Dipecat, Moyes Masih Teringat Sakit Hati

cyberbola agen judi online, bandar bola terpercaya

Sudah Dua Tahun Dipecat, Moyes Masih Teringat Sakit Hati

Mantan manager Manchester United yakni David Moyes yang kini telah berlabuh ke Sunderland itu masih teringat soal sakit hatinya ketika di pecat oleh klub Manchester United pada tahun 2014 lalu yang ketika dirinya menganggap dari kubu MU yang memberikan hal yang kurang adil kepada David Moyes. Setelah 11 bulan lamanya David Moyes yang menangani MU dengan kontrak yang berdurasi hingga 6 tahun ke depan itu, dimana tepat pada tanggal 22 April 2014 itu posisi David Moyes pun harus di gantikan oleh Ryan Giggs untuk sementara waktu yang dimana The Red Devils yang harus mencapai posisi ketujuh pada klasemen Premier League hingga akhir musim. Lalu kemudian David Moyes pun di undang oleh Real Sociedad untuk menjadi pelatih dari klub La Liga itu, kendati demikian hasilnya pun masih kurang memuaskan, dan kemudian pada tanggal 9 November 2015 juga usai dari hasil Real Sociedad yang kurang bagus juga harus membuat dirinya di pecat oleh klub La Liga tersebut pada awal musim lalu. Setelah era Moyes yang di gantikan oleh Louis Van Gaal, dimana juga masih belum usai hasil buruk mereka yang meski telah menghabiskan banyak dana dalam pembelian pemain di musim panas lalu.

Pada akhirnya pelatih asal Belanda itu juga harus di pecat dan setelah membawa MU mencapai finish ke 5 dan belum memenuhi target dari hasil yang di inginkan oleh MU, dan kini MU pun telah di tangani oleh Jose Mourinho dan merombak cukup banyak skuad yang terjadi di MU saat ini dan pembelian pemain yang juga tak kalah aktif meski mereka tidak mengikuti Liga Champions pada musim ini. Usai menjadi pelatih Sunderland kini, David Moyes pun mengakui bahwa dirinya saat ini masih sakit hati ketika konferensi pers persama bersama Sunderland itu pada hari Senin 1 Agustus 2016 yang dimana MU memecatnya sampai sekarang ini terlalu menyakitinya.

“Jika anda mendapatkan sebuah tawaran yang begitu bagus dari sebuah klub besar seperti Barca, Real Madrid ataupun MU, itu semua bukanlah sebuah alasan untuk membuat anda harus gagal, tapi nyatanya yang tidak membuat seorang pelatih itu bangkit karena perlakuan yang kurang adil ketika dirinya berada di MU. Saya kira saya tidak pernah di perlakukan secara adil ketika melatih MU” ungkap David Moyes. (cl)

Copyright Cyberbola.me : Agen Judi Bola - Bandar Taruhan Bola Sbobet - Casino Online Indonesia